Jerat Sunyi di Tanah Papua

Di tanah tempat sagu dulu tumbuh lebat dan hutan menjadi pelindung kehidupan, kini membentang barisan sawit milik korporat yang tumbuh di atas duka dan penghilangan. Buku Masyarakat Adat dalam Jerat Kerja Paksa, karya Almonika C.F. Sari, Nailul Amany, Ramadani S.D. Nicholas, dan Kharisma Muhammad, menyibak kenyataan pahit dari ekspansi industri sawit di Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan. Lewat pengamatan langsung dan wawancara dengan para pekerja Orang Asli Papua, kisah-kisah dalam buku ini memperlihatkan bagaimana pemilik tanah berubah menjadi buruh di kebunnya sendiri—terjebak dalam jam kerja panjang, tanpa perlindungan keselamatan, dengan upah tak layak, dan terputus dari sumber-sumber kehidupan tradisional. Berpijak pada analisis hukum nasional dan internasional, buku ini bukan hanya laporan riset, melainkan seruan moral yang mendesak kita untuk bertanya: keadilan itu milik siapa, dan sampai kapan suara yang paling terdampak harus terus disisihkan?

Buku ini dapat dibeli melalui Insist Press.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *